Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal transparansi pembangunan daerah. Pada Kamis (4/9/2025), Plt. Kepala Kejari Wonogiri, Ibu Tjut Zelvira Nofani, S.H., M.H., bersama jajarannya melakukan survei lapangan terkait pengadaan seragam sekolah untuk SD dan SMP/MTs tahun 2025.
Survei dilaksanakan di Gudang PT Mempeng Pilar Kreasi dan CV Fortuna Agung Abadi Surakarta, didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen Daud Waluyo Pohan, S.H. selaku Tim Pengamanan Pembangunan Strategis dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Suhardi, S.H. sebagai Tim Pendampingan.
Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses pengadaan seragam berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efektif, dan efisien.
“Hasil survei ini menjadi bagian penting dalam memastikan kebenaran data. Kami ingin memberikan keyakinan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam menentukan langkah selanjutnya,” ujar Tjut Zelvira Nofani.
Pihak Disdikbud Wonogiri menyambut baik keterlibatan Kejari. Mereka menilai langkah ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pengadaan seragam sekolah. “Pendampingan ini bukan hanya formalitas, melainkan wujud nyata untuk menghindari potensi penyimpangan,” kata salah satu pejabat Disdikbud.
Selain itu, survei lapangan ini juga memberikan gambaran langsung mengenai kualitas dan ketersediaan seragam. Dengan begitu, diharapkan siswa SD dan SMP/MTs di Kabupaten Wonogiri bisa mendapatkan seragam yang layak, tepat waktu, dan sesuai dengan standar.
Kejari Wonogiri menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap program strategis daerah, termasuk pengadaan barang dan jasa yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Harapannya, ke depan tidak hanya mutu seragam yang terjamin, namun juga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah semakin meningkat.(*)







Komentar