811 Sertipikat “Tanah Tutupan Jepang” di Bantul Diterima Warga

Sertifikat Diserahkan Langsung Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

BeritaWonogiri.com (BANTUL) – Sebanyak 811 sertipikat program Konsolidasi Tanah di Kawasan Parangtritis, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta, sudah diterima warga.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat kunjungan kerja ke Bantul, Sabtu, pekan lalu.

Sertipikat tersebut merupakan hasil penataan ulang atas lahan yang dikenal masyarakat setempat  sebagai “Tanah Tutupan Jepang.”

Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Dirjen PTPP), Embun Sari, usai bertemu Menteri Nusron mengatakan,tanah yang berhasil dikonsolidasi luasnya mencakup sekitar 70 hektare.

Wilayah tersebut dulunya pernah digunakan tentara Jepang pada masa penjajahan sekitar tahun 1943 hingga 1945 untuk keperluan pertahanan sehingga warga menyebutnya sebagai tanah tutupan Jepang.

“Akhirnya penantian masyarakat sejak tahun 1943 membuahkan sertipikat hasil Konsolidasi Tanah, ini sudah terbit 811 bidang, yang diserahkan langsung oleh Pak Menteri Nusron,” terang Embun Sari.

Disampaikan, pelaksanaan Konsolidasi Tanah tidak akan berjalan baik tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Daerah.

Selain menyerahkan sertipikat hasil Konsolidasi Tanah, di hari yang sama Menteri ATR/Kepala BPN juga mengunjungi Kampus STPN Yogyakarta, memberikan arahan kepada jajaran pengurus pusat dan pengurus daerah Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) yang sedang melaksanakan Musyawarah Nasional. (Irfandy/ Humas Kantor Pertanahan Wonogiri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *