Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah Meriah dengan Festival, UMKM, dan Rekor MURI

Batang, Jepara, dan Semarang Jadi Pusat Perayaan Penuh Makna

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah akan dirayakan dengan rangkaian acara meriah di tiga daerah: Batang, Jepara, dan Kota Semarang. “Kami ada beberapa kegiatan di tiga kabupaten/kota, yaitu Batang, Jepara, dan Kota Semarang,” ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, usai melaporkan rencana kepada Gubernur Ahmad Luthfi pada 11 Agustus 2025.

Rangkaian dimulai dengan Jateng Bersholawat pada 18 Agustus 2025 malam di Alun-alun Kabupaten Batang. “Upacara Hari Jadi ke-80 digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang pada Selasa pagi, 19 Agustus,” kata Masrofi. Acara ini menandai pembukaan resmi perayaan.

Logo Resmi Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah

Di Jepara, Opening Ceremony pada 19 Agustus malam di Alun-alun Kabupaten Jepara akan dimeriahkan penampilan NDX AKA. “One Day Trip Karimunjawa pada 20 Agustus sekaligus mengenalkan wisata di sana,” jelas Masrofi, melibatkan pejabat daerah se-Jawa Tengah.

Jepara juga menjadi tuan rumah Jepara Art Carnival pada 23 Agustus, mulai dari Tugu Kartini hingga Alun-alun Jepara. “Minggu, 24 Agustus, ada Fun Walk dan Festival 10.000 Mangkok Soto untuk pecahkan Rekor MURI,” tambah Masrofi, menonjolkan kekayaan budaya lokal.

Di Semarang, Pameran UMKM, Kuliner, dan Jamu digelar 20-22 Agustus di Halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah. “Pameran ini diisi musik band lokal dan wayang kulit,” ujar Masrofi. Job Fair pada 21-22 Agustus di Disnakertrans Jateng juga melibatkan puluhan perusahaan.Parade Seni Budaya pada 21 Agustus malam, dari Tugu Air Mancur Jalan Pahlawan hingga Mapolda Jateng, menjadi sorotan. “Closing Ceremony pada 24 Agustus di Lapangan Pancasila menampilkan Gigi dan Setia Band,” kata Masrofi, menutup perayaan dengan hiburan megah.

Masrofi menegaskan tujuan perayaan ini. “Kegiatan ini untuk menunjukkan potensi Jawa Tengah, termasuk produk UMKM lokal,” ujarnya. Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, “Perkembangan seperti penurunan kemiskinan dan investasi juga perlu ditampilkan agar masyarakat tahu capaian Pemprov Jateng.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *