BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno beri apresiasi atas Abdi Nagari Award 2025 yang diraih 33 ASN Jateng. Penghargaan ini bukti dedikasi, inovasi, dan inspirasi mereka layani masyarakat.
“Penghargaan ini berdasarkan penilaian eksternal objektif. Mudah-mudahan inspirasi ASN lain lebih aktif layani masyarakat dengan baik,” ujar Sumarno usai acara di Norman Hotel Semarang, Jumat (12/12/2025).
Sumarno akui ASN hadapi tantangan berat. Harus jadi contoh perilaku baik bagi masyarakat. “Jangan sampai apa yang dilakukan ASN bertolak belakang harapan masyarakat,” tegasnya.
Tantangan lain era digitalisasi. Pelayanan publik wajib pakai teknologi informasi. “Perlunya edukasi dan capacity building agar ASN beri pelayanan terbaik,” tambahnya.
ASN bertanggung jawab layani rakyat. Butuh inovasi agar pelayanan cepat, mudah, berkualitas. Sumarno ingatkan revolusi mental: ASN abdi masyarakat, bukan sebaliknya.
Kepada penerima award, Sumarno pesan spirit kerja sebagai ibadah. “Kalau ingin ikhlas, jangan harap kompensasi manusia. Kerja optimal sesuai tanggung jawab, tak peduli terima kasih atau tidak,” tandasnya.
Acara Jawa Pos Radar Semarang hadiri Forkopimda berbagai daerah. Direktur Baehaqi sebut award beri penghargaan ASN yang lahirkan inovasi, inspirasi, dedikasi untuk bangsa-negara.
33 penerima terbagi tiga kategori: Abdi Pendidikan dan Kesehatan (11 orang), Abdi Hukum dan Pelayanan Umum (12 orang), Abdi Pengelolaan Pemerintah (10 orang).
Sumarno harap award ini jadi pemicu ASN lain. Jateng butuh birokrasi inovatif responsif era digital. “ASN harus siap transformasi digital, layani masyarakat 24/7 via aplikasi,” pesannya.
Penghargaan ini momentum refleksi ASN Jateng. Tantangan pelayanan publik kian kompleks: pandemi, bencana, ekonomi. Inovasi jadi kunci unggul kompetitif.
Penerima award jadi role model. Dedikasi mereka bukti ASN bisa beri dampak nyata. Sumarno tutup, “Kerja ikhlas dapat ridha Allah, itulah award terbesar.”(*)






