BeritaWonogiri.com (YOGYAKARTA) Generasi muda perlu adaptif menghadapi transformasi digital, terutama dalam hal pelayanan publik dan pendidikan.
Itu disampaikan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Asnaedi, di depan para Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dalam kuliah umum di Pendopo Sasana Widya Bhumi STPN, D.I. Yogyakarta, Jumat pekan lalu.
Menurutnya, tantangan terbesar mengadopsi sistem digital bukan pada teknologinya, melainkan pola pikir dan bagaimana kita biasa adaptif.
“Jika mindset belum berubah, transformasi digital hanya akan menjadi slogan. Perubahan yang konsisten akan menciptakan lompatan besar, baik dalam pengembangan diri kalian maupun kelembagaan,” kata Asnaedi.
Asnaedi mengingatkan Taruna/i STPN tidak hanya mengandalkan rutinitas, tetapi lebih disiplin, kreatif, dan aktif mencari informasi.
“Perubahan itu tidak harus banyak. Tidak harus sekaligus, 1% saja setiap hari, itu bisa membuat suatu perubahan yang sangat besar dan berarti, walaupun hanya 1%,” tegasnya.
Selain Dirjen PHPT, kuliah umum diikuti 625 taruna/i tingkat II Diploma IV, menghadirkan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Ia menyampaikan materi arah kebijakan pendaftaran tanah di Indonesia.
“Saya secara pribadi merasa sangat terhormat karena bisa bicara di podium ini. Mudah-mudahan perspektif pikiran dan apa yang menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab saya sebagai Ketua Komisi II DPR RI, bisa menjadi pengetahuan dan wawasan baru bagi adik-adik Taruna/i STPN,” ucapnya.
Selaras dengan itu, Ketua STPN, Sri Yanti Achmad mengungkapkan, kuliah umum tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran intelektual, kompetensi, dan kapabilitas para Taruna/i STPN di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
“Kami berharap, mereka dapat menjadi generasi muda yang adaptif, inovatif serta berkarakter di era global yang serba digital saat ini,” lapornya.
Selain Taruna/i STPN, kuliah umum itu juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan beserta jajaran; Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama sekaligus Ketua Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria), Andi Tenri Abeng; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (Irfandi/Humas Kantor Pertanahan Wonogiri)






